"Roro Rizky Ananda Febriani"

Selasa, 01 Mei 2012

"Array Berdimensi 2 dalam LINUX with C"


Contoh program “ARRAY BERDIMENSI 2” dalam bahasa pemrograman LINUX with C



 

*HASIL OUTPUTNYA


LOGIKA DARI PROGRAM DI ATAS


Header file yang digunakan  dalam program ini adalah  #include <stdio.h>  ,berfungsi untuk menyatakan pada kompiler agar membaca file bernama stdio.h  pada saat pelaksanaan kompilasi. Int main ( ) merupakan fungsi utama dalam program di atas sehingga fungsi main ( ) ditempatkan pada posisi paling atas dalam definisi fungsi. Tanda { di awal fungsi menyatakan menyatakan awal dari fungsi dan sekaligus awal eksekusi program.
Int bilangan [3][2] = {4,6,3,8,5,9}; statement tersebut di nyatakan sebagai array berdimensi dua karena terdiri dari m buah baris dan n buah kolom. Int bilangan menyatakan bahwa bilangan diatas dideklarasikan dalam tipe data integer dengan indeks yang dimiliki adalah [3][2]. Indeks [3][2] menyatakan baris dan kolom yang nanti akan ditampilkan di dalam output. Sedangkan {4,6,3,8,5,9};  menyatakan isi yang akan di masukkan ke dalam indeks nantinya yang berupa baris dan kolom. Int I,j; menyatakan bahwa variable i sebagai “baris” dan j sebagai “kolom” akan di deklarasikan dengan tipe data integer.

for (i=0; i<3; i++)
{
for (j=0; j<2; j++)
{
printf (“bilangan ke %i, %i=%i \t”, i+1, j+1, bilangan [i][j]);
}
printf (“\n”);
}
return 0;
}

Statement For digunakan untuk mengulang suatu proses yang sudah di ketahui jumlahnya. Perintah i++ dan j++ digunakan untuk penambahan pada setiap looping di dalam program. Statement prinf (“bilangan ke %i, %i=%i \t”, i+1, j+1, bilangan [i][j]); Printf merupakan fungsi yang umum di pakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar output. Tanda %i pada program diatas digunakan untuk menampilkan integer. Karakter \t berfungsi untuk menyatakan karakter tab. Perintah i+1, j+1 digunakan untuk penambahan sebanyak 1 untuk setiap nilai i (baris) dan j (kolom). Perintah \n berfungsi untuk meletakan ke baris baru. Dalam C suatu konstanta string dituliskan dengan diawali dan diakhiri dengan tanda petik dua (“). Statement return 0 menyatakan untuk kembali lagi ke kondisi dimana nilainya masih 0 (nol). Tanda }  di akhir fungsi menyatakan akhir dari fungsi dan sekaligus akhir dari eksekusi program. Setiap pernyataan harus di akhiri dengan tanda titik koma (;).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar